Lewat Tren Digital dan Edukasi Masyarakat, SYSTOLE Jadikan Kesadaran Hipertensi sebagai Gaya Hidup Baru
Lewat Tren Digital dan Edukasi Masyarakat, SYSTOLE Jadikan Kesadaran Hipertensi sebagai Gaya Hidup Baru
Oleh: Nadia Naysilla Ananda Putri
Surabaya – Menyoroti urgensi bahaya hipertensi sebagai the silent killer, program kampanye kesehatan komprehensif bertajuk SYSTOLE (Screening for Health Blood Pressure through Lifestyle and Education) sukses diselenggarakan. Proyek intervensi komunitas ini digarap secara langsung sebagai aksi nyata dalam rangkaian kandidasi finalis Ambassador of Public Health (APH) AMSA-Unair 2026/2027, sebagai wujud nyata pengabdian masyarakat yang memadukan pendekatan digital (online) dan edukasi langsung di lapangan (offline).
Aksi SYSTOLE dirancang secara kreatif melalui dua pilar utama, yaitu pre-event dan main event. Pada fase pre-event, kampanye digulirkan secara daring melalui platform Instagram @systolejourney guna memperluas jangkauan edukasi ke masyarakat umum di media sosial. Sesi edukasi digital tersebut diperkuat dengan tayangan live bersama pakar kesehatan sekaligus doctor influencer, dr. Ikhsannudin Qothi. Dalam sesi ini, beliau mengupas tuntas berbagai mitos dan fakta mengenai penyakit hipertensi yang kerap disalahpahami oleh masyarakat. Sebagai seorang doctor influencer yang dekat dengan publik, dr. Ikhsannudin juga mengedukasi audiens mengenai strategi memodifikasi gaya hidup ala Gen Z agar tetap terlindungi dari risiko hipertensi.
Tak berhenti di ruang digital, intervensi dilanjutkan secara langsung (on-site) pada main event yang berpusat di Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Menggandeng ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai motor penggerak komunitas, kegiatan diawali dengan senam sehat bersama untuk mengkampanyekan gaya hidup sehat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan talkshow edukatif mengenai pengelolaan hipertensi yang menghadirkan dr. Eka Arum Cahyaning Putri, M.Kes. sebagai pembicara utama.
Uniknya, guna menanamkan pemahaman mengenai diet rendah garam dan nutrisi seimbang secara interaktif, kompetisi kreatif berupa lomba menghias buket sayuran penurun hipertensi turut digelar dan memantik antusiasme tinggi dari para peserta.

Rangkaian acara di Kecamatan Tambaksari ditutup dengan pelayanan cek kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah serta kadar gula darah untuk mendukung deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular di masyarakat.

Melalui sinergi edukasi berbasis ilmiah dan pendekatan kultural yang dekat dengan keseharian warga, SYSTOLE tidak hanya menjadi implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat. Program ini juga berkontribusi aktif pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) PBB, khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) dalam menjamin kehidupan sehat warga, serta SDG 4 (Quality Education) melalui penyebaran literasi kesehatan yang inklusif. Diharapkan, momentum kampanye ini mampu memantik perubahan perilaku jangka panjang menuju lingkungan masyarakat yang sadar kesehatan dan bebas dari ancaman hipertensi.
